Kesehatan

Gejala Coronavirus dan Cara Melindungi Diri Dari Penyebarannya


Coronaviridae adalah keluarga virus RNA yang besar, memiliki amplop atau penutup, dan beruntai tunggal. Dinamakan corona karena dalam mikrograf electron, partikel-partikel ini tampak dihiasi dengan proyeksi permukaan yang besar berbentuk klub atau kelopak, membentuk gambar yang mengingatkan pada korona matahari. Virus Corona ini sering ditemukan pada beberapa spesies hewan, termasuk hewan ternak, kucing, kelelawar dan unta, namun menurut studi penyebaran ke manusia terjadi akibat infeksi silang. Virus Corona dapat bertahan hidup di permukaan lingkungan hingga 3 jam.

Ada beberapa jenis virus corona, namun yang diketahui berpotensi untuk mewabah adalah MERS-CoV dan SARS-CoV. Novel-coronavirus adalah jenis corona virus yang sebelumnya tidak diidentifikasi pada manusia.

Apa saja gejala infeksi virus Corona?

Umumnya, virus Corona dapat menyebabkan penyakit saluran pernapasan bagian atas yang ringan hingga sedang. Orang yang terserang virus Corona menunjukkan gejala seperti flu biasa, yaitu batuk, pilek, nyeri kepala, demam, badan meriang, dan sebagainya. CDC menyebutkan untuk novel-coronavirus gejala dapat muncul paling awal 2 hari setelah paparan hingga 14 hari setelah paparan. Meskipun umumnya gejala berlangsung singkat, bayi, orang tua dan orang dengan kondisi imunitas lemah dapat terserang komplikasi seperti pneumonia dan bronkitis.


Kapan Anda harus diperiksa?

Anda harus diperiksa oleh dokter apabila Anda:

  1. Menunjukkan gejala seperti flu – batuk, pilek, nyeri kepala, demam, badan meriang, dsb
  2. Mempunyai riwayat wisata ke daerah endemis maupun terduga kasus virus Corona dalam waktu dekat ini.
  3. Adanya kontak dengan hewan yang diduga terjangkit virus Corona karena virus ini seringkali menggunakan hewan sebagai media transmisi.

Penyebaran Virus Corona

Virus Corona pada manusia paling umum menyebar dari orang yang terinfeksi ke orang lain lewat:

  1. Udara, dengan batuk dan bersin
  2. Kontak langsung, seperti menyentuh atau berjabat tangan
  3. Menyentuh benda atau permukaan yang terkontaminasi virus pada permukaannya, lalu menyentuh mulut, hidung, atau mata Anda sebelum mencuci tangan
  4. Kontaminasi tinja

Apa yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari virus Corona?

Sampai saat ini, belum ditemukan vaksin yang dapat melindungi Anda dari infeksi virus Corona pada manusia. Anda mungkin dapat mengurangi risiko infeksi dengan melalukan hal-hal berikut:

  1. Mencuci tangan dengan sabun dan air minimal 20 detik
  2. Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda dengan tangan yang tidak dicuci
  3. Hindari kontak dekat dengan orang yang terjangkit maupun hewan
  4. Jaga imunitas tubuh dengan pola makan yang seimbang dan konsumsi suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda


Sebuah penelitian di tahun 2014 di China menunjukkan bahwa bFGF memperbaiki daya tahan seluler pada tikus. LAMININE dapat meningkatkan imunitas tubuh Anda karena mengandung FGF (Fibroblast Growth Factor) yang mengatur proses reparasi dan regenerasi sel yang rusak.

Sama dengan pentingnya pola makan yang seimbang, asam amino berperan memberi energi yang dibutuhkan dalam proses reparasi dan regenerasi sel. Formula unik LAMININE mengandung 22 asam amino essensial dan ekstrak telur yang difertilisasi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk proses tersebut.

Sumber:

  1. CDC, 2019-nCoV Situation Summary
  2. Basic fibroblast growth factor improves cellular immunological functions in mice, Ping Luo, Huazhong Lei, 2014, Journal of Scientific and Innovative Research
  3. WHO Guidance on novel-coronavirus.2019