Kesehatan

Cara Alami Mengatasi Insomnia dan Susah Tidur


Insomnia adalah kondisi dimana penderita mengalami masalah sulit tidur, mempertahankan tidur atau bangun terlalu awal. Umumnya, gangguan ini mengakibatkan kondisi penderita menjadi tidak prima pada keesokan harinya. Gangguan tidur dapat dibagi menjadi 2 tipe, yaitu:

  • Gangguan tidur primer; tidak berhubungan dengan kondisi medis lainnya

  • Gangguan tidur sekunder; gangguan tidur akibat kondisi kesehatan seperti asma, depresi, dan lain sebagainya.

Penderita insomnia dikategorikan sebagai akut apabila insomnia dialami 1 malam dalam seminggu selama beberapa minggu, namum dengan gejala yang hilang dan timbul. Penderita insomnia dikategorikan sebagai kronis apabila gangguan tidur dialami setidaknya 3 malam dalam seminggu selama sebulan atau terjadi hampir setiap malam.

Bukan hanya sulit tidur saja, insomnia juga ditandai dengan beberapa gejala yang perlu Anda perhatikan.

  1. Sering terbangun beberapa kali saat malam hari dan sulit untuk kembali tidur

  2. Bangun terlalu awal pada pagi hari

  3. Merasa lelah setelah bangun

  4. Perubahan mood yang drastis, cepat marah, depresi, atau cemas

  5. Gangguan konsentrasi dan memori

  6. Sakit kepala dan bagian kepala terasa tegang

  7. Kekuatiran tentang tidur.

Apa Saja Yang Bisa Menyebabkan Insomnia?

Insomnia dapat disebabkan oleh beberapa faktor utama. Yang pertama adalah gangguan medis yang meliputi gangguan psikologis atau fisiologis. Gangguan psikologis, seperti rasa cemas berlebihan atau depresi, dapat memicu kadar hormon stres yang lebih tinggi dan meningkatkan kesadaran. Faktor kedua adalah masalah kesehatan seperti penderita nyeri kronis, GERD, alergi, dan asma, juga seringkali menyebabkan nyeri atau serangan, sehingga Anda terbangun dan sulit untuk kembali tidur.

Penderita insomnia disarankan untuk menjaga pola hidup yang baik. Kebiasaan tidur yang buruk, seperti kebersihan dan jam tidur yang tidak tentu, jika diperbaiki akan meningkatkan kualitas tidur Anda. Konsumsi substansi, seperti kafein dan alkohol, sebaiknya dibatasi agar tidak memperburuk masalah sulit tidur.

Mitos Atau Fakta

  1. Anda dapat mengejar ketertinggalan tidur.

  2. Tenyata hal ini adalah sebuah mitos. Umumnya, pekerja kantoran sering tidur larut dan bangun lebih pagi di hari kerja. Akhir pekan, mereka bisa bangun lebih siang dan bahkan tidur siang untuk mengejar kekurangan tidur di hari kerja. Fase 90 menit sebelum tidur merupakan fase yang cukup penting dalam proses reparasi dan regenerasi tubuh, produksi hormone dan untuk mengistirahatkan sebagian fungsi organ tubuh kita.

    Bayangkan kalau setiap hari kita memotong waktu tersebut. Tentu akan menggangu fungsi tubuh kita dalam jangka panjang kan? Banyak orang berasumsi bahwa mengejar kekurangan tidur bisa seperti menabung di bank setiap hari agar dimana tabungan semakin besar. Namun, tubuh kita tidak berfungsi seperti itu. Malahan, mata Anda akan bengkak dan berkantung akibat kurang tidur. Jadi usahakan tetap tidur yang cukup, atau sekitar 6 sampai 8 jam setiap hari.


  3. Anda akan lebih mudah tidur dengan lampu dimatikan.

  4. Pernyataan ini benar adalah fakta. Rangsangan cahaya dan suara yang berlebihan terlalu dekat dengan jam tidur dapat mengurangi produksi melatonin dalam tubuh, apalagi untuk Anda yang lebih sulit untuk tidur. Menurut studi dari National Sleep Foundation, melatonin ibarat “Dracula of Hormones” dimana dia hanya muncul saat gelap. Melatonin adalah hormon yang diproduksi secara alami dari tubuh kita saat kita bersiap-siap untuk tidur. Kadar produksi melatonin juga sangat berpengaruh untuk mengatur waktu tidur seseorang.


  5. Menonton atau membaca dapat membantu saat sulit tidur.

  6. Sama seperti alasan mengapa kita lebih mudah tidur saat lampu gelap atau remang, rangsangan cahaya dari televisi dan handphone akan membuat produksi hormon melatonin dalam tubuh kita terhenti atau berkurang.


    Sedangkan untuk membaca buku, majalah atau novel, kita membutuhkan bantuan lampu terang. Oleh karena itu, opsi membaca atau menonton sebelum tidur bukanlah ide yang baik untuk membantu saat sulit tidur.


  7. Minum kopi dekat jam tidur akan membuat sulit tidur.

  8. Pertanyaan ini sangat umum ditanyakan. Benarkah jika kita minum kopi dekat jam tidur akan berpengaruh? Secara umum, ada beberapa faktor seperti umur, kecepatan metabolisme tubuh, kebiasaan, dan lainnya, yang menyebabkan jawaban pertanyaan ini bisa bervariasi, namun lebih banyak ahli kesehatan yang tidak menyarankan konsumsi zat kafein sebelum tidur. Sebuah jurnal di Amerika melakukan studi klinis dimana responden diminta untuk konsumsi kopi 0, 3 dan 6 jam sebelum jam tidur mereka. Hasilnya, konsumsi kopi hingga 6 jam sebelum tidur berpengaruh terhadap pengurangan durasi tidur hingga 1 jam.

  9. Saat sulit tidur, aman untuk konsumsi obat tidur.

  10. Untuk pernyataan ini, bukan mitos atau fakta, tapi lebih berupa anjuran. Terkadang, masalah sulit tidur bisa saja karena pengaruh lingkungan. Masih banyak cara yang bisa Anda coba sebelum Anda memutuskan untuk mengkonsumsi obat tidur. Perlu diingat bahwa konsumsi obat tidur berlebihan dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Jadi, usahakan agar obat tidur menjadi opsi terakhir.


Cara Alami Untuk Mencegah Insomnia



  • Usahakan kebiasaan tidur yang baik. Mulailah dengan setting jam tidur dan jam bangun tidur yang teratur, tidak membiasakan diri bekerja di ruang tidur, dan tidur dengan lampu yang remang-remang atau gelap.

  • Hindari makanan berat (selain buah dan sayur) 2-4 jam sebelum tidur.

  • Hindari makanan atau minuman yang mengandung zat kafein minimal 3 jam sebelum tidur.

  • Hindari konsumsi alkohol.

  • Usahakan untuk tidak menggunakan laptop, handphone, TV atau mendengarkan musik terlalu keras mendekati jam tidur Anda.

  • Olahraga yang teratur (minimal 15 menit 3 kali dalam seminggu) dapat mengembalikan kadar aktivitas ke kembali normal agar tidur Anda lebih baik. Namun hindari olahraga minimal 3 jam sebelum tidur karena dapat meningkatkan metabolisme dan suhu tubuh inti.

  • Hindari tidur siang melebihi 20 menit.

  • Kurangi hal-hal yang menyebabkan stress.

  • Konsumsi supplemen yang dapat membantu Anda mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik dan menjaga kondisi Anda tetap prima.

Manfaat Laminine Bagi Pasien Insomnia



  • Laminine mengurangi produksi hormon kortisol sehingga dapat membantu mengendalikan stress yang dipengaruhi oleh kondisi infeksi, cedera, aktivitas berat, serta stres fisik dan emosional.

  • FGF2 yang terkandung dalam Laminine dapat memberikan efek positif dan meningkatkan kualitas tidur Anda.

  • Laminine berfungsi untuk menambah energi pada pagi hari sehingga Anda tidak mudah lelah dan dapat kembali beraktivitas dengan prima.