Kesehatan

6 Makanan Yang Ampuh Mencegah Rematik


Rematik atau Rheumatoid Arthiritis merupakan gangguan autoimun yang terjadi ketika system kekebalan tubuh Anda secara keliru menyerang jaringan tubuh Anda sendiri. Berbeda dengan kerusakan akibat penggunaan atau keausan pada osteoarthritis, Rheumatoid Arthritis mempengaruhi lapisan sendi Anda, menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit, dan pada akhirnya menyebabkan erosi tulang dan kelainan bentuk sendi.

Pengendalian berat badan merupakan faktor penting karena berat badan kita akan menambah tekanan pada sendi yang pegal dan dapat membuat obat rematik tertentu menjadi kurang efektik. Terlebih lagi, lemak tubuh menghasilkan protein sitokin yang dapat meningkatkan risiko peradangan. Studi menunjukkan bahwa diet ala Mediterania adalah pilihan yang tepat bagi penderita rematik.

Ikan


Salmon, tuna, sarden, herring dan ikan air dingin lainnya kaya akan asam lemak Omega-3 yang dapat membantu mengendalikan peradangan. Tubuh Anda membutuhkan rasio asam lemak omega-3 dan omega-6 yang seimbang. Para peneliti menemukan bahwa rasio Omega-6 yang lebih besar dari Omega-3 menyebabkan peningkatan penyakit radang kronis seperti rematik.

Buah dan Sayuran


Buah dan sayuran kaya akan antioksidan yang membantu menstabilkan molekul radikal bebas yang dapat memicu peradangan dan merusak sel. Buah dan sayuran juga mengandung vitamin, mineral dan polifenol, yang dapat membantu menurunkan protein C-reactive (CRP), penanda peradangan. Pasien dianjurkan makan beragam sayuran berwarna-warni untuk mendapatkan variasi nutrisi terbanyak.

Targetkan 2 cangkir buah-buahan dan 2-3 cangkir sayur-sayuran per hari – lebih sedikit jika Anda berolahraga kurang dari 30 menit sehari dan lebih banyak jika Anda lebih aktif.

Whole Grains (Biji-bijian)


Oats, gandum, beras merah, quinoa dan biji-bijian lain dapat menurunkan kadar protein C-reactive dan mengurangi risiko penyakit jantung, yang akan meningkat pada individu rematik. Biji-bijian utuh mengandung nutrisi dan serat lebih tinggi daripada biji-bijian olahan.

Kacang Polong dan Legumes


Legumes adalah sumber protein yang bagus dan penting untuk kesehatan otot, terutama bagi penderita rematik yang akan menjadi rentan terhadap kehilangan massa otot. Terlebih lagi, kacang polong dan kacang-kacangan lainnya praktis bebas lemak, mengandungi antioksidan, dan beberapa jenis kacang kaya akan asam folat, magnesium, besi, seng dan kalium, yang bermanfaat bagi jantung dan sistem kekebalan tubuh. Kacang hitam, garbanzo dan kacang merah adalah pilihan terbaik.

Kacang


Penuh dengan lemak tak jenuh tunggal yang sehat, kacang-kacangan dikenal dengan manfaatnya yang melindungi jantung dan memberikan nutrisi penting bagi tubuh. Coba kacang pinus, pistachio, hazelnut dan almond. Kacang kenari sangat baik bagi penderita rematik karena mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi. Ground flaxseed juga merupakan sumber omega-3 yang dapat Anda coba.

Meskipun kacang merupakan sumber lemak yang baik, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan total kalori harian Anda.

Minyak Zaitun


Gunakan minyak zaitun sebagai pengganti minyak dan lemak lainnya. Selain lemak tak jenuh tunggal yang sehat, minyak zaitun mengandung senyawa yang disebut oleocanthal yang bermanfaat mengurangi peradangan dan bertindak seperti ibuprofen dalam mengurangi rasa sakit.